SIDOARJO - Sesosok bayi perempuan dengan usia sekitar dua hari ditemukan tewas dengan posisi terapung di Sungai Magersari, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, dengan tali pusar masih melekat.
Salah seorang warga Magersari, Siti Mariati mengatakan, bayi ditemukan dengan posisi terapung dan tersangkut pada sisi sungai. Warga mencium bau busuk, mengira bau bangkai tikus, tetapi setelah ditelusuri, ternyata mayat bayi perempuan.
Siti tidak mengetahui siapa pemilik bayi itu karena pada saat ditemukan bayi, sudah tidak bernyawa.
Di lingkungannya, banyak tempat kos pria dan wanita, tapi tak ada kos yang campur sehingga kemungkinan untuk terjadi hubungan gelap di luar nikah sangat kecil.
Bayi lalu dititipkan di salah satu rumah warga serta menjadi tontonan bagi warga sekitar sebelum diserahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sidoarjo.
Menurut Siti, siapapun yang menjadi orang tua bayi ini sungguh orang yang tidak bertanggung jawab karena rela membuang darah dagingnya sendiri.
Bayi itu mempunyai ciri rambut lebat hitam, kulit putih, tali pusar masih ada dan bagian kepala dan tangan ada luka lecet yang diduga kena gesekan tembok atau pelengsengan sungai yang diapit pemukiman warga. (antara/01-07-2011)
Diserang Balik Denny, Yusril: Rezim Berkuasa Panik!
-
"Serangan bertubi-tubi Denny Indrayana terhadap saya pasca kekalahan di
PTUN Jakarta, sesungguhnya menggambarkan kepanikan sebuah rezim yang sedang
berkuas...
22 menit yang lalu




0 komentar:
Poskan Komentar