15 Formulir Demokrat Ludes

Rabu, 10 Februari 2010

SIDOARJO - Di antara empat partai yang membuka peluang pendaftaran calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup), Partai Demokrat menjadi idola. Jadwal pengambilan formulir yang dibuka 31 Januari dan ditutup Sabtu (6/2) telah menghabiskan 15 formulir.

Sekretaris Panitia Pendaftaran Cabup dan Cawabup Partai Demokrat Joni Baskoro menyatakan, pihaknya memang membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang ingin menjadi pemimpin daerah. "Tidak terbatas pada kader saja," ujarnya.

Pada penutupan Sabtu lalu, terhitung 15 formulir telah dibawa pulang oleh cabup dan cawabup. Mereka yang mengambil formulir pada hari terakhir, antara lain, Ketua DPC Demokrat Sidoarjo Sarto, serta kontraktor Totok Mardi dan Mursidi. "Ada pula yang dari kalangan birokrat," ucapnya. Yang dimaksud Joni adalah MG Hadi Sutjipto.

Menurut Joni, asisten I Sekkab Sidoarjo itu datang sekitar pukul 23.00. Sebelumnya, Sutjipto telah mendaftar sebagai cawabup di PKB. Menurut Joni, pihaknya tidak melarang calon yang sudah mendaftar ke partai lain untuk mendaftar lagi ke Partai Demokrat. "Ini belum final, masih ada seleksi lagi," ungkapnya.

Mursidi menyatakan, dirinya memilih Partai Demokrat karena partai pemenang pemilu itu tepat sebagai kendaraan untuk menjadi orang nomor satu di Sidoarjo. "Dan biaya untuk sumbangannya murah, tidak berlebihan," tandasnya.

Di antara 15 orang yang mendaftar tersebut, lima calon sudah memenuhi syarat pendaftaran. Calon lainnya diberi waktu untuk melengkapi syarat pendaftaran itu hingga Jumat (12/2).

Sementara itu, empat nama juga berebut mendaftar lewat Partai Golkar jelang penutupan Sabtu (6/2). Gesang Budiarso mengembalikan formulir pukul 13.00. Tiga jam berikutnya, Kusbani bersama istri menyusul mendaftar.

Pukul 19.00, giliran Khoirul Chodirin masuk ke kantor beralamat di Jalan A. Yani itu. Terakhir, sekitar pukul 23.00 Ketua Golkar Sidoarjo Warih Andono turut meramaikan bursa bacabup melalui partai berlambang pohon beringin itu. Keempatnya menyerahkan uang ''syarat'' pendaftaran Rp 15 juta.

Menurut Warih, sepekan ini tim penjaringan koalisi akan memverifikasi, termasuk menyampaikan visi-misi calon yang digelar Selasa (9/2) di Sun City. Pekan depan, imbuh dia, pihaknya mengirimkan nama-nama yang lulus verifikasi kepada DPP Golkar. (jawapos/08022010)

0 komentar:

Poskan Komentar